Jumat, 19 Maret 2010

Tawuran

Dina Lathifa Horman

�Telah terjadi aksi tawuran antarpelajar di kota Bogor. Kali ini menewaskan salah seorang pelajar dengan luka bacok di perutnya�.�

Cuplikan kalimat diatas berasal dari salah satu surat kabar di daerah Bogor. Berita tersebut cukup menggemparkan masyarakat sekitar dan juga sekolah-sekolah di Bogor. Para Guru dan Satgas merasa prihatin atas terjadinya hal ini. Perkelahian konyol yang berujung kematian seorang pelajar SMA. Perkelahian antarpelajar ini lebih di kenal dengan sebutan tawuran . Sebenarnya, apa arti dari tawuran itu sesungguhnya? Mengapa tawuran ini bisa terjadi?
    Tawuran, merupakan perkelahian antarsiswa maupun antargenk/grup yang dibentuk oleh siswa. Ada pula yang mengatakan sebagai pertemuan dua orang pelajar atau lebih yang kurang berpendidikan dan nakal yang berkelahi di tempat umum. Memang benar, tawuran terkadang berlangsung di tempat umum. Mau itu di jalan, di dalam perumahan, di stasiun, bahkan di dalam kereta. Saya pernah melihat langsung tawuran terjadi di dalam kereta. Mereka bergerombol, mondar-mandir dari satu gerbong ke gerbong lainnya, lalu kedua genk yang hendak bertawuran masuk dari dua gerbong yang berbeda. Situasi ini sangat mencekam dan membuat takut para pengguna transportasi kereta, termasuk saya sendiri. Mereka saling berhadapan dalam jarak yang tak begitu jauh. Dan bila sudah saatnya, mereka akan memberi komando berupa teriakan yang lantang, dan voala! Perkelahian tak terelakkan lagi. Mereka yang berkelahi, tak peduli dengan penumpang yang lain yang merasa takut dengan tindak kekerasan mereka. Dengan enaknya dan rasa ketidakpedulian, mereka mengeluarkan senjata-senjata mereka. Sabuk, gir motor, bahkan samurai pun mereka punya. Bapak, ibu, semua penumpang segera berlari teriak di dalam gerbong menghindar dari genk-genk buas tak berperasaan itu. Anak-anak, sampai menitikkan air mata melihat kejadian itu, rasa takut menyelimuti wajah-wajah lugu mereka. Ini adalah gambaran tentang situasi ketika tawuran terjadi di dalam kereta.
    Mengapa hal yang disebut tawuran dapat terjadi? Ada yang berpendapat, bahwa faktor psikologis dalam diri kita sendiri yang menjadi penyebabnya. Faktor psikologis yang di maksud adalah, emosi kejiwan kita. Umur pelajar SMA adalah sekitar 15-18 tahun. Umur tersebut merupakan masa yang rentan bagi seorang remaja karena pada masa SMA dalah masa pencarian jatidiri. Berbagai pikiran dan pengaruh dari luar masuk ke dalam diri kita, baik itu positif maupun negatif. Bagi remaja yang pintar memilah-milah masukan dari luar, dia akan berhati-hati dengan hal-hal negatif yang ditawarkan kepada dirinya, dan akan membawa dirinya pada hal-hal positif unutk kebaikan dirinya sendiri. Sedangkan yang memilih hal negatif, maka sebaliknya yang terjadi. Beberapa faktor lain yang mendukung adalah: salah paham antara pelajar, kecemburuan terhadap pasangan, kurangnya perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.
    Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi dan mencegah tawuran ini. Hal pertama yang dapat dilakukan adalah pemberian perhatian dan kasih sayang dan cukup. Hal ini patutnya diberikan dari lingkungan sekitar, dari orang tua terutama. Orang tua perlu memberikan kasih sayang yang cukup serta perhatian agar anak merasa nyaman dan tidak merasa diabaikan. Seorang anak yang merasa diabaikan cenderung merasa dirinya tidak dipedulikan lagi dan mencari pelampiasan dari rasa jenuhnya itu, salah satunya aksi kekerasan tawuran. Lalu, hendaknya mendekatkan diri kepada Allah swt, meningkatkan iman dan taqwa agar tidak terpengaruh hal-hal negatif. Kemudian, pandai-pandailah memilih pergaulan. Pergaulan yang sehat akan membawa kita pada kehidupan yang sehat juga. Dan yang paling penting adalah kesadaran diri sendiri untuk menjauhi atau tidak mengikuti hal-hal berbau kekerasan tersebut yang dapat melukai diri sendiri dan orang banyak. Semua pencegahan tidak bisa berjalan kalau tidak ada niat dan kesadaran dari dalam diri kita sendiri. (S/11/3)
Maret 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Atasi Ban mobil berisik

Tips Atasi ban mobil berisik mbah subowo bin sukaris Kembangan ban mobil yang salah posisi bisa jadi sumber berisik dari kaki-kaki mobil.   ...