Gayatri Alunnagara
Cidera merupakan hal biasa di dalam dunia persepak bolaan. Hal ini yang terjadi pada pemain gelandang muda arsenal Aaaron Ramsey. Aaron Ramsey mengalami patah kaki kanan akibat ditekel bek Stoke City, Ryan Shawcross, dalam duel Premiere League, Sabtu (27/2/2010) di Stadion Britannia.
Cedera yang terjadi di menit ke-66. Tak terlihat jelas apa yang terjadi karena peristiwa terjadi begitu cepat. Suasana yang mencekam tergambar jelas dari wajah-wajah pemain Arsenal. Cesc Fabregas dan Thomas Vermaelen langsung menutup muka menahan tangis dan kecewa.
Shawcross sendiri tampak begitu gontai ketika melangkah meninggalkan lapangan. Menurut komentator pertandingan, itu bukan karena kartu merah yang diterimanya dari wasit Peter Walton, melainkan karena ia tak mengira pelanggarannya berakibat fatal. Selain itu, ketika Ramsey digotong menggunakan tandu ke ambulans, pendukung tuan rumah berdiri dan bertepuk tangan.
Kilasan peristiwa yang tidak betul-betul jelas itu, memutar kembali kenangan peristiwa serupa yang menimpan penyerang Arsenal, Eduardo, saat dilanggar bek Birmingham City, Martin Taylor, Februari 2008 silam. Eduardo baru pulih pada Februari 2009.
Berkaca dari kasus Eduardo, lamanya proses pemulihan tidak datang dari hal-hal teknik atau medis, melainkan mental. Eduardo bahkan sempat berpikir pensiun karena sulit menghilangkan bayangan kengerian itu.
Baik pelatih maupun pemain lainnya mengharapkan agar Ramsey segera pulih dan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. S/11/2
Maret 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar