Rabu, 17 Maret 2010

Menanggapi karya Sajipto Rahardjo 'Dalam menembus batas hukum'

Siti Habibah Z.
Penciptaan karya tulis yang mengendap, jernih, dan tajam tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, kita perlu waktu yang banyak agar menghasilkan sebuah karya tulis yang baik.
    Saya sangat bangga terhadap beliau (Sajipto Rahardjo), dalam usianya yang tidak muda lagi beliau masih mampu menghasilkan sebuah karya tulis yang sangat bagus. Memang hingga tutup usia dalam umur 79 tahun, bila kita bersetia membaca tulisan-tulisannya, analisis terhadap kasus hokum yang terjadi di Indonesia diungkapkan dengan bahasa yang sederhana, tetapi mengentak. Boleh dikata, kecuali Sajipto, tak ada ilmuwan hukum manapun yang mampu memberikan pengaruh besar terhadap keputusan-keputusan publik untuk masalah gawat dalam dua dekade terakhir di republik ini.
    Buku terakhirnya, Hukum progresif: sebuah sintesa Hukum Indonesia (2009), merupakan sebagian kecil dari serpihan pemikiran yang dipresentasikan dalam berbagai kesempatan. Melalui bahasanya sendiri, hukum progresif dimaknai sebagai �Prinsif-prinsif dasar yang menjadikan hukum sebagai perangkat menegakkan kemanusiaan�. Hukum adalah alat, bukan tujuan.
    Dia memberikan orientasi hukum kepada kita tentang apa yang seharusnya. Karena sebagai prinsip dasar, pemikirannya tentang hukum positif di Indonesia tak semata-mata merujuk pada UU dan pasal tertentu. Asas-asas pokok itulah yang membuat pemikiran-pemikirannya tak berhenti pada sosiologi hukum yang menguji korelasi praktik individu maupun institusi. Dia masuk ke wacana filsafat hukum dan mengusung humanisme baru dalam praktik hukum di Indonesia. Sebagaimana kita tahu kebuntuan hukum selama ini yang berkubang dalam permainan kata-kata untuk mempertahankan kepentingan pribadi/kelompok.
    Jadi pada kesimpulannya yang telah saya bahas di atas adalah kita harus banyak belajar dari apa yang ditulis oleh Sajipto Rahardjho. Meskipun dalam usianya yang tidak muda lagi,dia masih bisa menulis sebuah karya tulis tentang hukum yang terjadi di Indonesia. (S/11/2)
Maret 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Atasi Ban mobil berisik

Tips Atasi ban mobil berisik mbah subowo bin sukaris Kembangan ban mobil yang salah posisi bisa jadi sumber berisik dari kaki-kaki mobil.   ...