Jumat, 12 Maret 2010

Fatwa haram Valentine dan sejumlah tanggapan

Ayu Azizi
Sudah bisa diduga, lembaga keulamaan macam MUI pasti mengharamkan perayaan Valentine�s Day yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Dan bisa ditebak, seperti biasanya alasannya irrasional dan cenderung menggeneralisir. Hal tersebut sepertinya dibenarkan oleh MUI Bangka yang baru-baru ini mengeluarkan fatwa/statement bahwa Valentine�s Day adalah haram hukumnya, sebagaimana diberitakan dalam Republika Online.
    Valentine�s Day sendiri dirayakan semenjak tahun 496 M dan pertama kali dicetuskan oleh Paus Gelasius I untuk mengenang seorang martyr Kristen bernama St. Valentinus. Secara tradisional, hari Valentine adalah hari di mana setiap orang bebas mengekspresikan rasa cintanya terhadap seseorang yang seringkali ditunjukkan dengan misalnya mengirim bunga atau kartu ucapan.
    Secara esensial, sebenarnya tidak ada yang salah dengan hari Valentine, toh kasih sayang adalah universal. Bukankah Tuhan sendiri adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang? Lagipula, bangsa Indonesia telah banyak mengadopsi praktek budaya dari luar. Sehingga tak ada alasan untuk menolak perayaan Valentine dengan alasan �bukan budaya kita�. Mengenai bagaimana bentuk perayaannya, tentu bisa disesuaikan dengan nilai-nilai lokal kita. Tak ada keharusan untuk meniru mentah-mentah budaya dari luar.
    Tetapi �penyakit klasik� ulama konservatif sebagaimana direpresentasikan oleh MUI, adalah pandangan keagamaannya yang hanya melihat kulit luar dari sesuatu dan tidak menyentuh esensi. Terlebih dalam kasus peringatan hari Valentine. Sudah �berbau Kristen�, berasal dari barat pula. Dua alasan yang membuat lembaga keulamaan macam MUI pasti antipati dan bersiap dengan fatwa haramnya. Dalam kasus seperti ini, pemikiran yang jernih seringkali tak dipakai, dan ayat-ayat suci pun dijadikan pembenaran.
    Tanggapan masyarakat terhadap fenomena ini adalah masyarakat tidak menganggap haram valentaine�s day, mereka menganggap valentine�s day sebagai hari kasih sayang yang sebagaimana banyak yang melakukannya. (S/11/3)
Maret 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Atasi Ban mobil berisik

Tips Atasi ban mobil berisik mbah subowo bin sukaris Kembangan ban mobil yang salah posisi bisa jadi sumber berisik dari kaki-kaki mobil.   ...