Tya Sintiawati Oktaviani
Tanah longsor adalah perpindahan pembentukan lereng berupa batuan yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanah longsor itu berupa air yang meresap ke dalam tanah dan apabila air tersebut menembus sampai tanah kedap air, Maka tanah menjadi licin dan pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng sehingga tanah pun menjadi longsor akibat proses pergerakan tersebut.
Tepat di malam hari sekitar 90 km di kawasan perkebunan teh sebelah selatan kota Bandung daerah Ciwidey terjadi sebuah musibah dan hujan terus menerus dan akhirnya membuat tanah itu longsor, dan diperkirakan 70 orang tewas tertimbun tanah.
Priyadi kardono selaku juru bicara badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) mengatakan bahwa jumlah orang yang tewas tertimbun tanah dan sudah diketahui identitasnya dan dikembalikan kepada keluarganya diperkirakan kira-kira sekitar 29 orang, dan akhirnya warga yang mengungsi pun sudah mulai berkurang yang awalnya diperkirakan sekitar 600 orang kini mulai meninggalkan tempat pengungsian.
Lokasi bencana alam tersebut kurang lebih berada sekitar 15 km. Kendaraan pun tidak boleh melanjutkan perjalanannya dikarenakan jalan yang begitu terpencil dan sangat sulit untuk jalan menuju lokasi pun ditutup. Kondisi yang memicu terjadinya tanah menjadi longsor disebabkan pula karena adanya retakan-retakan akibat gempa bumi yang kemudian diresapi air. (S//11/2)
Maret 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar